Bisnis Jasa Cuci Sarang Burung Walet yang Menggiurkan

admin27/01/2019

Bisnis Jasa Cuci Sarang Burung Walet yang Menggiurkan

admin27/01/2019
WhatsApp-Image-2019-01-26-at-3.11.04-PM

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, KENDAL-Usaha yang satu ini belum banyak dilirik orang, padahal mempunyai peluang yang sangat menjanjikan. Dari usaha jasa cuci sarang burung walet ini, Dani Maulana bisa meraup penghasilan puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Seperti diketahui bahwa sarang burung walet merupakan komoditas ekspor yang dimiliki Indonesia dengan salah satu pasar utamanya yaitu Hongkong. Indonesia telah lama menjadi salah satu pelaku ekspor sarang burung walet, dari tahun ke tahun nilai ekspor sarang walet ini terus meningkat.

Hal ini disebabkan permintaan pasar yang semakin besar. Hampir 90% masyarakat di China mengonsumsi sarang burung walet sebagai suplemen kesehatan. Konsumennya pun beragam mulai dari usia balita sampai lansia.

“Ekspor unggulan sarang walet ini bukan saja ke Hongkong, namun juga ke Vietnam, Malaysia, Kanada, Australia  dan 36 negara lainya, ” jelas Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Banun Harpini.

Sarang burung walet diolah menjadi makanan dan minuman kesehatan.

Selama ini sarang burung walet asal Indonesia selain dikenal memiliki kualitas tinggi juga sangat besar produksinya. Hampir di seluruh wilayah Indonesia dapat dijumpai bangunan khas untuk budidaya burung walet. Bahkan jumlahnya sudah tidak bisa dihitung. Ini disebabkan kesesuaian alam tropis sebagai habitat burung walet sehingga sangat mendukung perkembangbiakan burung kecil berliur mahal ini.

Harga sarang walet mentah minggu ini di tingkat petani berkisar antara 10 sampai dengan 15 juta rupiah per kilogram, tergantung bentuk dan kualitasnya. Setelah melalui proses pencucian, harga sarang walet bersih akan melonjak lebih tinggi.

Prospek ekspor sarang burung walet yang terus meningkat ini membuka peluang bisnis baru yang sangat menjanjikan yaitu usaha jasa cuci sarang walet.

“Sarang walet yang sudah dipanen dari gedung atau rumah budidaya, sebelum diekspor harus melalui tahapan proses pencucian,” jelas Dani Maulana salah satu anak muda yang terjun menekuni bisnis jasa ini.

Dani menjamin proses pencucian yang ia lakukan terbebas dari zat kimia. “Insyaallah kami mencuci secara natural tanpa menggunakan zat kimia, sehingga aman untuk dikonsumsi. Selama ini ada beberapa oknum yang menggunakan zat kimia dalam prosesnya agar sarang walet tampak putih bersih.” jelas Dani.

Dalam menjalankan usahanya, Dani dibantu oleh tenaga ahli yang terampil membersihkan sarang walet. Dengan 10 karyawan yang sudah terlatih, setiap hari Dani mampu membersihkan sarang walet walet sebanyak 2 kg. Mengenai biaya untuk mencuci sarang walet, Dani mematok harga pada angka 1.5 juta hingga 2 juta rupiah per kilogramnya, tergantung tingkat kesulitannya. Ia telah membuka usaha jasa ini di Kendal, dan bulan depan membuka cabang di Solo.