Berbagi Kebaikan Melalui Grup Whatsapp

admin22/04/2019

Berbagi Kebaikan Melalui Grup Whatsapp

admin22/04/2019
Ilustrasi Whatsapp

Oleh: Colin Widi W*

Whatsapps merupakan aplikasi media sosial untuk memudahkan komunikasi secara cepat dan poluler di kalangan masyarakat saat ini. Dalam aplikasi tersebut memberikan fitur yang memudahkan penggunanya untuk berbagi informasi secara cepat bagi banyak orang sekaligus. Fitur tersebut dikenal dengan grup Whatsapps.

Belakangan ini kita sering menjumpai pesan-pesan dari grup Whatsapps yang memuat informasi yang tidak benar seperti hoaks (berita bohong). Merebaknya fenomena hoaks ini karena penerima pesan bohong tersebut meneruskan pesan yang ia terima ke grup lain tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.

Sementara itu Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. Al-Hujuraat [49]: 6)

Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk memeriksa suatu berita dengan teliti, yaitu mencari bukti-bukti kebenaran berita tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menelusuri sumber berita, atau bertanya kepada orang yang lebih mengetahui hal itu.

Menurut berbagai sumber yang dihimpun penulis, cara menangkal pesan hoaks adalah dengan memeriksa alamat url dan domain yang digunakan. Periksa keaslian gambar menggunakan aplikasi, dan gunakan aplikasi hoax analyzer untuk mengetahui berita tersebut hoaks atau bukan.

Selain hoaks, pesan berantai grup Whatsapps  juga memuat ujaran kebencian. Apalagi sekarang memasuki tahun politik yang sayangnya menggunakan ujaran kebencian untuk menjatuhkan lawan politik. Padahal grup-grup whatsapps ini dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih positif. Seperti saling mengingatkan dalam hal-hal kebaikan, contohnya saling mengingatkan untuk beribadah, menggalang dana untuk korban bencana alam, meneruskan informasi yang berkaitan dengan layanan publik, dan sebagainya.

Sekarang ini telah dikampanyekan juga jargon “Saring sebelum Sharing”. Artinya adalah kita harus menyeleksi terlebih dahulu apa yang akan kita sebarkan ke orang lain.

Apalagi saat ini menurut Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik berbunyi, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)”.

Apabila berita-berita itu menimbulkan kebencian, permusuhan, dan mengakibatkan ketidak harmonisan di tengah masyarakat, sanksinya hukuman (pidana penjara) selama enam tahun dan/atau denda Rp 1 miliar.

Colin Widi W. (pribadi)

Whatsapps sebaiknya dijadikan media untuk berbagi kebaikan seperti firman Allah Ta’ala dalam QS Ali Imron ayat 110 yang berbunyi, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”

Selanjutnya diperkuat lagi dalam surat Al Maidah ayat 2, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan melampaui batas.” Saling mengingatkan dalam pesan berantai Whatsapp adalah salah satu bentuk praktek dari QS Luqman ayat 17 yang berbunyi, Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”

Dari ayat-ayat tersebut menjadi terang benderang bahwa kita sebagai umat manusia yang melek teknologi, hendaknya bisa memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya. Saling mengingatkan untuk hal-hal kebaikan bukan malah menjadi sarana penyebar hoaks yang mengadu domba sesama manusia.

Apa yang telah kita sebarkan di dunia maya akan menjadi konsekuensi pribadi kita. Teknologi bagaikan dua sisi mata uang. Apabila dimanfaatkan dengan baik, akan menjadi sumber amal kita. Begitu pula sebaliknya, apabila dimanfaatkan dengan buruk akan menjadi bumerang bagi kita. Silakan terus berbagi kebaikan di grup-grup Whatsapps untuk menambah amal ibadah kita.

 

*Karyawan SMAN 7 Surakarta