Cholidi Asadil Alam: Menjaga Berkah dengan Hidup Halal

12/04/2019

Cholidi Asadil Alam: Menjaga Berkah dengan Hidup Halal

12/04/2019
Cholidi Asadil Alam

Reporter: Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SOLO – Aktor Muhammad Cholidi Asadil Alam datang ke Kota Solo. Bintang film Ketika Cinta Bertasbih itu menjadi nara sumber Bincang Gaya Hidup Halal pada gelaran Halal Lifestyle and Edu Expo di Atrium Solo Grand Mall, Kamis (11/4/2019).

Cholidi mengatakan untuk menjaga gaya hidup halal, banyak hal yang harus dipikirkan untuk jadi bahan pertimbangan menuju hidup berkah.

Salah satu hal yang harus dipikirkan adalah  pekerjaan. Karena dari pekerjaanlah manusia dapat mewujudkan banyak hal. Tentang hal ini, Cholidi mengatakan, sebelum menerima pekerjaan, kita harus benar-benar memikirkan apakah pekerjaan ini halal untuk dikerjakan.

“Selalu tentukan prinsip-prinsip halal itu sebelum menerima tawaran job. Meski bayarannya puluhan hingga ratusan juta rupiah,” terang aktor kelahiran Pasuruan 30 tahun lalu itu.

Bintang film Chrisye (2017) mengungkapkan  ia pernah menerima tawaran main film yang bayarannya Rp 200 juta. Namun bayaran selangit itu tidak diterima oleh Cholidi.

Aktor film Kala Cinta Bertasbis 2 ini menolak dengan alasan dalam pekerjaan ini menginginkan dirinya melakukan adegan yang tidak semestinya ia lakukan, seperti bergandengan tangan dengan lawan jenis.

“Allah bisa saja memberi saya rejeki sebanyak ini dalam waktu yang sekilas. Tapi tentu saja Allah juga berkehendak mengambil rejeki ini kembali jika Allah murka dengan saya,  maka saya harus menjaga syariat-syariat halal ini supaya Allah juga memberkahi apapun yang saya kerjakan,” terang Cholidi.

Suami dari Arshinta Fitri Diyani ini menjelaskan gaya hidup halal harus dijalankan karena secara nyata berdampak sangat besar dan panjang dalam kehidupan masa depan pada kita semua saat ini tapi juga pada anak cucu kita kelak..

Perilaku gaya hidup halal tentu tidak hanya pada satu dua hal saja misalnya makanan, pakaian, kosmetik. Tapi juga pada apa yang telah kita berikan kepada orang sekitar kita.

Oleh sebab itu produk- produk yang kita gunakan dan aplikasikan wajib kita ketahui sertifikasi kehalalannya. Banyak sekali yang mulai memahami bahwa proses hidup halal ini berdampak pada kebaikan kebaikan kedepan.

Sehingga muncul brand-brand yang mulai mengemas konsep halal dalam produknya. Seperti hotel dan bank yang mulai menerapkan syariah-syariah. Dan masih banyak konsep konsep sariah lainnya.

“Dengan menjaga dan menerapkan hidup halal maka akan terjaga pula berkah dan kebaikannya,” jelas pemain Sinetron Cinta Suci tersebut. (*)