Empat Cara Membangun Keluarga Sakinah

admin11/04/2019

Empat Cara Membangun Keluarga Sakinah

admin11/04/2019
Ustad Tri Asmoro

Reporter: Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SOLO – Salah satu hadits yang diriwayatkan Tirmidzi menyebutkan, “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik diantara kalian dalam bermuamalah dengan keluargaku.”

Maka jika kita ingin mengetahui seberapa baik seorang suami dapat dilihat dengan bagaimana ia memperlakukan seorang istri. Begitu pula sebaliknya.

Dan jika kalian ingin mengetahui seperti apa orang tua  yang baik, maka lihatlah bagaimana orang tua itu mendidik anaknya.

Hal tersebut disampaikan ustad Tri Asmoro saat menjadi pembicara dalam Bincang Keluarga Samawa yang menjadi side event gelaran Halal Lifestyle and Edu Expo yang dilangsungkan di Atrium Solo Grand Mall, Kamis (11/4/2019).

Menurut ustad asal Boyolali itu, untuk membentuk keluarga yang baik tentu kita harus memberikan segala sesuatu yang kita miliki. Kebingungan itu datang karena kita tidak memiliki ilmu yang sesuai untuk menjawab persoalan. Jika seseorang memiliki ilmu, maka pasti juga memiliki jawaban dari persoalan yang ada.

Hanya saja, dalam berkeluarga, yang berlaku sudah bukan lagi benar dan salah, tetapi seberapa penting dan prioritas keluarga yang dijalankan. Dalam berkeluarga, kita harus saling mengutamakan dan saling memahami, bukan sekedar membenarkan diri sendiri.

Maka dari itu, untuk membina keluarga yang baik, diterangkan ustad Tri Asmoro, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Pertama,  mencari pasangan yang berkualitas.

Bukan hanya dari tingkat kesolehan tetapi juga dari akhlak.  Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bahwa orang yang berakhlak tentu akan memperlakukan sesorang dengan cara yang beradab dan berakhlak pula.

“Selain itu bisa membentuk tim yang kompak. Dalam keluarga, kita harus menjadi tim yang kompak dan saling memahami. Bahwa tugas keluarga itu menjadi milik bersama,” lanjut ustad kelahiran Boyolali ini.

Ketiga, dalam berkeluarga kita harus menjadi pribadi yang bertumbuh. Setelah menjadi kompak, keluarga harus bertumbuh. Bersikap adil. Iman yang stabil.  Ilmu yang terus membaik. Kedewasaan yang terus dibangun.

Point terakhir untuk membina keluarga sakinah adalah kebaikan yang kita jalani sangat berhubungan dengan apapun yang diberikan dan yang kita makan. Jadi berilah segala kebutuhan keluarga yang baik dan halal.

Hal ini seperti yang dijelaskan melalui firman Allah dalam Q.S Al Mukminun ayat 51 yang mengatakan bahwa,” Wahai para rasul. Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’(*)