Flux Basement Bersiap Pameran Internasional Singapore Art Fair

admin26/04/2019

Flux Basement Bersiap Pameran Internasional Singapore Art Fair

admin26/04/2019
Flux Basement

Reporter : Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SOLO – Flux Basement menjadi salah satunya komunitas kreatif yang menjadi nara sumber dalam talk show bertema Nowaday and Upcoming Creative Strategies of Craft Industry yang merupakan bagian dari Pameran seni “Kata Mata” Visual, Communication, & Design Exhibition yang dihelat Prodi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Senin (15/4/2019).

Beranggotakan 10 orang, Flux Basement berhasil menunjukkan berbagai karyanya terutama di bidang musik di komunitas anak muda kreatif dan berbakat. Berawal dari keresahan kurangnya ruang bagi karya mereka dalam ranah musik band-band lokal kota maupun band band Indie lain.

Flux Basement memberikan wadah bagi mereka yang membutuhkan landasan berkarya. Landasan bagi band luar kota yang sedang melakukan tour antar kota misalnya. Flux Basement berhasil melahirkan ide-ide kolaborasi penampilan dengan sorot visual, mapping yang terstruktur dengan melahirkan gaya hidup baru.

“Kita inginnya mewadahi karya bermusik anak-anak muda dengan gaya hidup kita sendiri, jadi tidak melulu dengan gaya hidup yang seperti sekarang ini yang kebarat-baratan ataupun gaya hidup yang lainnya,” ujar Guntur Jati salah satu angota Flux Besement.

Harapan Flux Basement selain menjadi wadah bermusik juga mewadahi berbagai bentuk karya baru. Seperti hal nya kegiatan Flux Besement saat ini. “Kita sedang memproduksi Merah Bercerita. Ini adalah salah satu karya Fajar Merah anak dari Wiji Thukul yang sedang kita garap,” terang Kevin Jeremy Echiza atau yang lebih akrab dipanggil Kaje.

Kevin juga menjelaskan bahwa selain menggarap Merah Bercerita. Flux Basement juga sedang mempersiapkan pameran Internasional Singapore Art Book Fair pada 28-30 Juni 2019 mendatang. Kevin mengaku tidak hanya sekedar mewadahi karya lokal tetapi juga memberikan jalan untuk setiap karya semakin maju dan semakin dikenal dengan jaringan yang telah dibuat oleh Flux basement hingga luar negeri.

Hanya saja, berkarya bersama Flux Basement juga ada standar dan kriterianya. Hal ini disampaikan oleh Hamzahsa pemegang job desk Fotografi di Flux Basement.

“Flux Basement tidak menerima semua karya yang diajukan ataupun kita yang mengajukan untuk bergabung secara cuma-cuma. Kita selalu memilih dan memilah mana yang baik, enak untuk didengar ataupun divisualisasikan. Lebih dari itu Flux Basement selalu melibatkan attitude pada setiap karya dan penciptanya,” terang Hamzah. (*)