Pentingnya Sertifikasi Halal di Era Modern

admin19/04/2019

Pentingnya Sertifikasi Halal di Era Modern

admin19/04/2019
Seminar Halal MUI

Reporter: Rosita Maya Purnamasari
MENTARI.NEWS, SOLO – Salah satu rangkaian acara dari Halal Lifestyle & Edu Expo yang bertempat di Solo Grand Mall adalah Seminar Halal MUI pada Kamis (11/4/2019). Seminar Halal MUI ini membahas tentang pentingnya halal dalam mengkonsumsi, halal dalam memakai dan juga halal dalam bertransaksi.

 

Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag, selaku Wakil Direktur 1 Pengembangan Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI Jateng menjadi pembicara dalam Seminar halal MUI tersebut.  Ahmad Izzudin menjelaskan tentang sangat pentingnya sertifikasi halal, kejelasan akan suatu produk baik pangan, obat-obatan dan juga kosmetika di era modern saat ini.

Kehidupan di era modern saat ini sangat sulit untuk menentukan produk mana yang halal dan yang haram.  Untuk itu, masyarakat harus benar-benar mampu melakukan seleksi terhadap produk yang benar-benar halal.

“Terutama untuk hal pangan, obat-obatan dan kosmetika pada era saat ini sangat berbeda sekali dengan pada zaman Rasulullah yang terjamin murni dari alam. Karena sepaham kita bersama semua apa yang diciptakan oleh Allah itu semua halal sebenarnya. Kecuali yang diharamkan, ” kata Ahmad Izzudin yang juga Ketua Halal Research Center UIN Walisongo itu.

Ahmad melanjutkan ada pertanyaan dari masyarakat mengapa harus ada sertifikasi halal jika yang halal itu lebih banyak dari pada yang haram sehingga yang dibeli produk yang halal saja, produk haram tidak dibeli.

Dari pertanyaan tersebut, Ahmad menjelaskan pada kenyataannya di era modern yang penuh dengan perkembangan teknologi pada saat ini pemahaman yang semacam itu perlu kita koreksi bersama. Bahwa, ternyata kita tidak cukup memberi ketegasan untuk yang haram di sertifikasi halal.

“produk-produk pangan, obat-obatan, dan kosmetik yang tercampur antara yang halal dengan yang haram itulah yang disebut dengan syubhat. Barang siapa yang memakan makanan syubhat itu sama saja memakan makan haram.” Kata Ahmad.

Ahmad menambahkan bahwa dalam perfektif hukum islam barang siapa yang mengkonsumsi produk yang syubhat maka sama saja mengkonsumsi pruduk haram. Oleh karena itu pentingnya mendapatkan produk-produk yang terjamin kehalalannya. (*)