Tiga Cara Menjaga Lisan

29/04/2019

Tiga Cara Menjaga Lisan

29/04/2019
Jaga Lisan

Reporter: Rosita Maya Purnamasari
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Mulutmu haraimaumu. Ungkapan ini pastilah sering kita dengar dimana saat kita tidak bisa menjaga lisan kita maka apa yang kita ucapkan akan menjadi bumerang bagi kita sendiri.

Agama Islam mengajarkan kepada setiap orang agar menjaga lisan dengan baik. Karena dengan lisan yang dijaga membuat setiap orang yang mendengarnya akan merasa damai dan nyaman.

Seperti halnya dalam sebuah hadist yang disebutkan, “seorang muslim adalah orang yang membuat orang lain selamat, sentosa karena lisan dan tangannya…,”(HR Bukhari)

Karena itu, bagaimana cara kita agar dapat menjaga lisan? Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dr.Syamsul Hidayat, M, Ag mengatakan dengan cara mengendalikan nafsu, mencari ilmu, serta menjaga hati.

“Cara yang pertama itu mengendalikan nafsu yang tentunya berkaitan dengan berbicara. Yang kedua dengan mencari ilmu, mendalami ilmu baik itu ilmu agama atau yang lainnya. Karena setiap orang yang punya ilmu saat dia berbicara pun akan dikendalikan oleh ilmu, jadi tidak asal berbicara,” terang Syamsul.

Selain itu cara yang ketiga yakni menjaga hati, dimana menjaga lisan ini merupakan bentuk dari menjaga atau membersihkan hati. Jadi dimulai dari hati, membekali diri dengan ilmu maka lisan pun akan berucap dengan berlandaskan oleh ilmu tidak cuma asal bicara.

Ditambahkan Syamsul Hidayat, bahwa keutamaan dari menjaga lisan ini juga dilihat dalam konteks pemimpin. Maka, jika seorang pemimpin itu dapat menjaga lisannya, maka akan menuntun jamaahnya menjadi baik, menaburkan kebaikan serta tidak sekedar menebar janji yang tidak bisa di penuhi.

“Hal ini sebenarnya bisa masuk kedalam semua konteks kehidupan bukan hanya dalam konteks pemimpin saja, terang Dosen Tafsir itu. (*)