Ungguli ITB, Jumlah Proposal PKM UMS yang Didanai Dikti

27/04/2019

Ungguli ITB, Jumlah Proposal PKM UMS yang Didanai Dikti

27/04/2019
Proposal PKM UMS

Reporter: Novia Tri Astuti & Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO –  Jumlah proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) UMS yang memperoleh pendanaan dari Kemenristekdikti tahun 2019 mengalami penurunan dibanding 2018. Namun begitu, jumlah proposal PKM UMS mengungguli ITB.

Data yang didapat mentari.news dari Bagian Penalaran, Kreatifitas dan Soft Skill Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta, pada tahun 2019, jumlah proposal PKM UMS yang memperoleh pendanaan dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  mencapai 34 proposal.

Secara nasional untuk kategori PTS (perguruan tinggi swasta) tahun 2018, UMS berada di peringkat kedua setelah Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

“Tahun ini proposal PKM dari UII yang memperoleh pendanaan dari Dikti juga menurun, jumlahnya 47. Tapi secara nasional, UII masih tetap nomer satu untuk kategori PTS. Jika tahun lalu di urutan 2 setelah UII, sekarang UMS berada di urutan 4 setelah UMM dan UMSU dengan proposal PKM yang didanai Kemenristekdikti berjumlah sama, yaitu 38. Kalau tahun kemarin UMS berada di urutan 20 nasional, tahun ini karena mengalami penurunan, kita terlempar dari 20 besar,” kata Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., IPM, Kabag Penalaran, Kreatifitas dan Soft Skill Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta, beberapa waktu lalu.

Namun demikian, menurut Ahmad Kholid, secara nasional, jumlah proposal PKM yang memperoleh pendanaan menurun baik di PTN maupun di PTS. Penurunan ini terjadi karena Kemenristekdikti memberlakukan mekanisme pemerataan pemberian dana terhadap proposal PKM yang masuk, tidak hanya untuk PTN dan PTS yang berpengalaman pada kegiatan PKM, tapi juga universitas-universitas kecil di seluruh Indonesia dapat bagian.

“Memang terjadi penurunan dari sisi kuantitas. Penurunan ini juga terjadi pada PTN seperti ITB dan Brawijaya, karena pendanaan PKM menyebar ke universitas-universitas kecil dapat jatah 1 proposal, di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Kholid.

Namun begitu, meski mengalami penurunan, ternyata jumlah proposal PKM yang dikirim UMS lebih besar dari jumlah proposal PKM ITB yang lolos pendanaan Kemenristekdikti.

“Proposal ITB dibanding dari kita lebih sedikit. Tahun ini mereka lebih sedikit proposal yang didanai Kemenristekdikti. Tapi saya agak lupa jumlah perolehan,” terang Ahmad Kholid.

Data jumlah proposal PKM ITB 2019 yang lolos seleksi Kemenristekdikti. (Screenshot)

Data yang didapat mentari.news dari berkas Pengumuman Penugasan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2019 memperlihatkan ITB memperoleh pendanaan untuk 23 proposal PKM.

Ahmad Kholid menambahkan tahun ini ada 50-an ribu proposal PKM dikirim ke Kemenristekdikti. Sementara proposal yang bisa didanai hanya 3000-4000 saja.

“Dan itu sekarang (Pendanaan Kemenristekdikti) banyak menyebar termasuk ke PTS2 kecil ini. konsep Kemenristekdikti in gin mengangkat Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Ahmad Kholid. (*)