Kerajinan Seni Kaca Mintorogo Eksis Hingga Luar Negeri

12/05/2019

Kerajinan Seni Kaca Mintorogo Eksis Hingga Luar Negeri

12/05/2019
Souvenir kaca

Reporter: Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SOLO –  Usaha kerajinan seni kaca Risang Aji Art Glass yang dijalankan Mintorogo makin populer ketika mendapat pesanan dari Iriana Jokowi yang ingin dibuatkan souvenir dan seserahan dari kaca untuk pernikahan anak keduanya Kahiyang Ayu dengan Boby Nasution, November 2017.

Mintorogo mulai menggeluti usaha art glass pada tahun 1997 dengan bekerja bersama ayahnya. Dua tahun kemudian, tahun 1999, Mintorogo mulai mandiri, tidak ikut bekerja ayahnya lagi. Muncullah nama Risang Aji Art Glass sebagai nama usaha kerajinan seni kaca yang dibuat Mintorogo pasca tidak lagi ikut ayahnya.

Diakui Mintorogo, ide untuk mandiri muncul semenjak usaha art glass ayahnya berangsur-angsur mengalami penurunan pemesanan. Hal itu terjadi karena banyak pengunjung yang datang ke rumah ayahnya tetapi tidak membeli produk kerajinan kaca setelah berkunjung.

Dari realitas itu pula Mintorogo berfikir untuk menjadikan kerajinan art glass yang ia jalani secara mandiri akan dijual dengan harga relatif terjangkau.

Mintorogo memperlihatkan kreasi kerajinan seni kaca yang ia ciptakan. (Mentari.news)

“Saya berfikir bagaimana caranya dengan harga yang terjangkau, mereka datang kemudian pulang akan tetap membawa barang,” kata Mintorogo kepada mentari.news yang mendatangi kediamannya, di Gang Bunyu Dua, Kauman, Pasar Legi pada Kamis, (9/5/2019).

Akhirnya Mintorogo membuat usaha yang berbeda segmen pasar dengan ayahnya.  Ia lebih memfokuskan usahanya pada produksi art mirror, souvenir, serta pernak-pernak pernikahan. Mintorogo berpikiran, produk art mirror lebih mudah untuk dibawa.

Meski sudah mandiri. Secara produk, kerajinan kaca Mintorogo dengan yang  dibuat ayahnya tetap sama. Yang membedakan adalah Mintorogo membuat harga berbeda dari ayahnya, dengan membuat harga premium.

Selain itu, dalam pengerjaan kerajinannya, yang dilakukan Mintorogo lebih kekinian ketimbang ayahnya, mengandalkan model custom dari pembeli.

Dengan begitu harga produk kerajinan yang dibuat Mintorogo bisa disesuaikan dari tingkat kerumitan dan pemesanan pembeli.

Diakui Mintorogo, usaha yang ia lakukan di Risang Aji Art Glass juga mengalami situasi naik turun. Ia berusaha mengembangkan keberadaan produk art glass yang ia kerjakan melalui jaringan serta pameran. Pelan namun pasti, kerajinan art glass-nya mulai dikenal masyarakat luas.

Hingga pasar internasional pun bisa dimasuki Mintorogo pertama kali pada tahun 2001 saat berhasil memasarkan kerajinan art glass buatannya ke Sidney, Australia.

Tak hanya di Sidney, sejumlah kota di Australia, Kuala Lumpur, Singapura, Los Angeles (AS) dan beberapa negara lain telah menjadi pasar yang dimiliki Mintorogo.

Keberhasilan menembus pasar internasional itu, tak lepas dari  keikutsertaan Mintorogo di ajang pameran tingkat internasional yang difasilitasi Kementrian Luar Negeri, juga BUMN serta hotel.

“Saya terakhir diajak ke pameran internasional di Kamboja pada tahun 2007 oleh Kementrian Luar Negeri, ” terang Mintorogo.

Dari situlah pembeli luar negeri mulai berdatangan Ke Solo. Adanya buyer dari luar negeri memberi dampak positif berupa makin populernya produk art glass dari Mintorogo. Makin populer usai ada pesanan dari Ibu negara RI, Iriana Jokowi. (*)