Penggunaan Brightgas di Soloraya Naik Tiga Kali Lipat

admin14/05/2019

Penggunaan Brightgas di Soloraya Naik Tiga Kali Lipat

admin14/05/2019
Brightgas

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS,SOLO-Saat ini tengah terjadi tren kenaikan penggunaan Brightgas. Hal ini terlihat dari penggunaan Brightgas tahun 2017 ke tahun 2018 yang melonjak naik menjadi 312 % atau setara dengan kenaikan 6.898 MT.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Adeka Sangtraga Hitapriya, Sales Executive LPG Rayon V dalam siaran persnya.

“Saat ini penggunaan Bright Gas di wilayah eks Karesidenan Surakarta (Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri) mengalami peningkatan,” kata Adeka.

Angkanya, tahun ahun 2017 produk Bright gas baru 3.250 MT yang diserap di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Namun di tahun 2018 penyerapan Bright gas naik tiga kali lipat jadi 10.148 MT.

“Hal ini menandakan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat yang paham bagaimana memilih gas LPG yang berkualitas,” kata Adeka.

Ditambahkan pula oleh Adeka, bahwa selama masa libur Lebaran nanti, 86 Agen PSO (LPG Subsidi) dan 16 Agen NPSO (LPG non subsidi) di wilayah eks Karesidenan surakarta akan menjadi Agen Siaga, yakni Agen yang akan beroperasi hingga hari Minggu sejak H-15 sampai H+15 setelah Lebaran.

“Jadi masyarakat tidak perlu resah karena Pertamina selalu memastikan ketersediaan LPG 3kg terjaga sesuai kebutuhan di masyarakat” tutur Adeka.

Baru-baru ini PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DIY berkerjasama dengan komunitas pengguna Brightgas menyelenggarakan pelatihan cooking class membuat muffin untuk para santri di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Quran Ibadurahman, Serengan, Solo.

Kegiatan yang sebagian besar diikuti oleh wirausahawan bidang kuliner tersebut bertujuan untuk silaturahmi sekaligus berbagi ilmu bersama para santri dan jamaah masjid Ibadurahman lainnya.

“Tujuan Komunitas UKM dan Bright Gas ini adalah untuk berbagi ilmu dan menularkan jiwa wirausaha kepada para jamaah masjid, khususnya para santri sehingga ketika mereka lulus juga bisa membuka lapangan kerja,” kata Ismail Ronny Prasetyo sebagai perwakilan dari forum UKM.

Sementara itu, Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication & CSR MOR IV mengatakan bahwa program tersebut juga merupakan bagian dari program Pertamina Berbagi.

“Tidak hanya berbagi materi saja tapi juga kami ingin membagikan ilmu wirausaha dan pengetahuan tentang produk pertamina, khususnya produk Brightgas yang merupakan produk LPG berkualitas dan cocok digunakan menjadi sahabat para wirausahawan di bidang industri makanan,” ungkapnya.

Bright Gas sendiri mempunyai beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk LPG Pertamina lainnya. Seluruh tabung Bright Gas telah dilengkapi dengan katup pengaman ganda (Double Spindle Valve System) yang membuatnya 2x lebih aman dari kebocoran.

“Sehingga jika salah satu katupnya rusak, gas tidak akan langsung keluar dari tabung tetapi akan tertahan oleh katup pengaman yang lain.” tambah Andar.