Puncak Arus Mudik KA Terjadi Pada H-7 Lebaran

14/05/2019

Puncak Arus Mudik KA Terjadi Pada H-7 Lebaran

14/05/2019
Ilustrasi kereta api

Reporter Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO-Diprediksi puncak arus mudik pengguna moda transportasi Kereta Api (KA) terjadi mulai tanggal 29 Mei hingga 1 Juni. Hal tersebut diungkapkan Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto kepada wartawan, Senin (14/5).

“Tanggal – tanggal favorit yang banyak menjadi pilihan masyarakat, antara lain saat arus mudik yakni 29, 30, 31 Mei 2019 serta tanggal 1 Juni 2019. Sedangkan untuk arus balik H+3 dan H+4 merupakan tanggal favorit untuk arus balik Lebaran 2019 besok,” terang Eko Budiyanto.

Dari sisi jumlah penumpang, Eko Budiyanto mengatakan tahun ini diprediksi mengalami peningkatan sebesar 4% dari tahun lalu. Kemudian untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta sudah menambah persediaan tiket.

“Kami mencatat masih tersedia sekitar 4300 tiket perjalanan kereta api (KA) tambahan untuk masa angkutan Lebaran pada 26 Mei -16 Juni 2019. Jumlah tersebut setara dengan 43 persen persen dari total tiket KA tambahan yang tersedia pada masa libur Lebaran yang sekitar 10.000 tiket. Untuk tiket KA tambahan sendiri telah terjual 47% per hari ini,” kata Eko.

Rel KA jalur ganda yang melewati Stasiun Miri Karanganyar. (mentari.news)

Sedangkan untuk operasionalnya PT KAI Daop VI Yogyakarta yang sebelumnya menyediakan tujuh rangkaian KA, saat ini ditambah menjadi 8 rangkaian KA.

KA Tambahan tersebut adalah KA Taksaka Pagi Lebaran, KA Taksaka Malam Lebaran, dan KA Argo Dwipangga Fakultatif. Kemudian ada juga KA Argolawu Fakultatif, KA Lodaya Lebaran yang terdiri dari dua rangkaian KA, KA Sancaka Lebaran dan KA Mataram.

Eko juga menghimbau kepada masyarakat mengoptimalkan pembelian tiket melalui situs resmi KAI Acces. “Kan lebih enak jika melakukan transaksi secara online karena sekalian pegang HP sekalian melakukan transaksi atau kalau sedang keluar jalan-jalan dapat sekaligus bertransaksi di Indomart atau Alfamart,” terang Eko. (*)