Aselasih, Sabun Alami Daun Afrika Selatan & Sirih Hijau Produksi Mahasiswa Teknik Kimia UMS

admin03/06/2019

Aselasih, Sabun Alami Daun Afrika Selatan & Sirih Hijau Produksi Mahasiswa Teknik Kimia UMS

admin03/06/2019
Pramesthi dkk.

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO- Empat mahasiswa program studi (Prodi) Teknik Kimia Fakultas Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta memproduksi sabun alami dari daun Afrika Selatan serta sirih hijau yang diberi nama pasar sabun Aselasih.

Mereka adalah Pramesthi Diah Purnamaningrum, Wynne Tika Prakusya, Indah Siti Fatonah dan Febrina Dinda Agustin.

Latar belakang kemunculan sabun Aselasih ini adalah banyak dan luasnya peredaran produk sabun dengan penggunaan komposisi bahan kimia cukup tinggi yang membuat kurang baik bagi kesehatan kulit.

Ketua tim peneliti Pramesthi Diah Purnamaningrum menerangkan sudah diketahui secara umum bahwa kulit merupakan objek vital yang menjadi aset utama bagi banyak orang. Oleh karena itu perawatan kulit harus diperhatikan dengan baik. Seperti pemilihan sabun yang digunakan dalam merawat kulit tubuh.

 

Sabun herbal Aselasih. (dok.tim peneliti)

“Keunggulan sabun Aselasih ini adalah mampu melembabkan dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari aktifitas sehari-hari. Karena dalam penelitian kami, baik daun Afrika Selatan maupun daun sirih hijau mempunyai kandungan antibakteri yang bagus untuk kesehatan kulit,” terang Pramesthi.

Pembuatan sabun Aselasih

Penelitian dan pembuatan sabun Aselasih ini dilakukan Pramesthi dkk sekitar 1 bulan sebelum produksi masal. Pembuatan sabun Aselasih ini dilakukan dengan mengekstrak daun afrika selatan dan daun sirih hijau kemudian diformulasikan dengan bahan lainnya.

“Setelah itu, kita tunggu selama 24 jam sampai adonan sabun tersebut menjadi padat,” terang Pramesthi, Sabtu (2/6/2019).

Proposal penelitian pembuatan Sabun Aselasih (sabun alami dari daun Afrika Selatan dan sirih hijau) ini menjadi salah satu proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Bidang Kewirausahaan yang lolos seleksi dan memperoleh pendanaan dari Kemenristekdikti dengan kesempatan lolos menuju Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) 2019 cukup terbuka.

Dalam melakukan penelitian tentang produksi sabun Aselasih tersebut, Pramesthi dkk memperoleh bimbingan dari dosen Prodi Teknik Kimia FT UMS, Siti Fatimah S.Si., M.Sc. (*)