H+3 Lebaran, Jumlah Penumpang KA Naik, Penumpang Pesawat Turun

H+3 Lebaran, Jumlah Penumpang KA Naik, Penumpang Pesawat Turun

Stasiun Solo Balapan

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS,SOLO – H+3 Lebaran jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tinggi. Diungkapkan Manager Humas PT. KAI, Eko Budiyanto kepada wartawan, Senin (10/6) bahwa penumpang yang naik di wilayah Daop 6 meliputi Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Purwosari, dan Balapan sebanyak 30.840 orang.

“Di Stasiun Yogyakarta 12.818 orang yang naik, Lempuyangan 5.268 orang, Purwosari 3.085, dan di Solo Balapan 9.669,” kata Eko Budiyanto.

Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingan dengan jumlah volume penumpang naik di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada lebaran tahun 2018 lalu yang hanya berjumlah 29.483 orang.

Demikian pula dengan jumlah penumpang yang turun di lima stasiun tersebut juga mengalami peningkatan pada tahun ini menjadi 35.562 orang dari tahun sebelumnya 34.722 orang.

Sementara untuk jenis kereta, kereta kelas ekonomi masih menjadi primadona bagi pemudik. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kereta kelas ekonomi yang melayani pemudik.

“Tahun lalu jumlah kereta ekonomi ada 13.893 dan tahun ini meningkat menjadi 17.897 kereta,” kata Eko. Sedangkan untuk kelas eksekutif dan bisnis juga demikian dengan jumlah masing-masing 8.602 dan 1.352 kereta.

Di sisi lain pada lebaran H+3 kedatangan pesawat domestik di Bandara Adi Soemarmo mengalami penurunan. Dari data  Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran Tahun 2019 menunjukkan jumlah kedatangan pesawat domestik hanya berjumlah 22 kali dan 23 kali untuk keberangkatan.

 

Bandara Adi Soemarmo Surakarta. (istimewa)

“Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan pada H+3 lebaran tahun lalu yang jumlah kedatangan dan keberangkatan mencapai 39 kali,” kata Danar Dewi, Pejabat Humas Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo.

Selain penurunan pesawat, pada lebaran H+3 kali ini Bandara Adi Soemarmo juga mengalami penurunan jumlah penumpang tujuan domestik. Jika pada tahun 2018 kedatangan mencapai 4.947 orang maka tahun ini hanya 2.088 orang.

Sedangkan untuk keberangkatan hanya 4.361 orang jauh dari tahun lalu yakni 7.610 orang. “Jika diprosentase maka kedatangan penumpang tahun ini mengalami pertumbuhan -58% dan keberangkatan -43%,” terang Danar Dewi. (*)