Harga Naik Tiap Tahun, Peminat Rumah Subsidi Tak Berkurang

Harga Naik Tiap Tahun, Peminat Rumah Subsidi Tak Berkurang

Rumah Subsidi

Reporter Rani Setianingrum
MENTARI.NEWSs,SOLO-Harga Rumah Subsidi selalu naik tiap tahun namun hal itu tidak mempengaruhi minat para pembeli. Pernyataan tersebut diungkapkan Sekertaris Real Estate Indonesia (REI) Soloraya, Oma Nuryanto.

Oma mengatakan selama ini hampir setiap tahun harga tanah cenderung naik. Hal itu sudah menjadi kewajaran mengingat setiap perkembangan pembangunan selalu akan diikuti dengan harga tanah.  Hal itu juga berlaku di Soloraya yang disinyalir memicu naiknya harga rumah setiap tahunnya

“Untuk pengembangan rumah subsidi kendalanya memang pada pembebasan lahannya. Dalam arti, kenaikan subsidi dengan harga tanah, tarif tukang serta bahan baku tidak sesuai. Untuk itu kemudian dipilih lahan yang masuk ke dalam (daerah pinggiran-red),” kata dia kepada wartawan, Kamis (13/6).

Oma mengatakan, untuk wilayah Soloraya yang masih berpotensi  sebagai lokasi pengembangan perumahan bersubsidi adalah wilayah Boyolali, Karanganyar dan Sukoharjo, terutama pada daerah pinggir.

Meski ada kenaikan harga, Oma mengatakan hal itu tidak akan mempengaruhi target pengembangan rumah di tahun ini. Sebelumnya diberitakan pada 2019 ini ditargetkan akan ada 6.000 unit rumah yang dibangun.

“Untuk target tidak berubah, sebab sudah disiapkan sebelumnya,” kata Oma Nuryanto.

Sedangkan untuk pasar, Oma memprediksi tidak akan terpengaruh banyak. Sebab menurutnya peningkatan harga sekitar 7%-8% dari tahun lalu itu tidak akan terpaut jauh dari sisi cicilan.

“Pasar tidak masalah. Misalnya dulu angsuran Rp750.000 jadi Rp825.000, jadi tidak terlalu banyak,” lanjut dia.

Seperti diberitakan per Juli 2019 nanti harga rumah bersubsidi naik menjadi Rp140 juta. Oma menyebutkan harga setiap tahun berbeda. Pada 2017 lalu harga sekitar Rp123 juta. Kemudian pada 2018 lalu harga sekitar Rp130 juta. (*)