Inflasi Juni Diprediksi Tak Beda Jauh dengan Mei

Inflasi Juni Diprediksi Tak Beda Jauh dengan Mei

Komoditas bawang

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS,SOLO – Inflasi yang terjadi  pada Juni ini diprediksi tidak akan berbeda jauh dari inflasi Mei. Prediksi tersebut disampaikan Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Taufik Amrozy. Selasa (11/6/2019).

“Menurut pengalaman tahun-tahun lalu, pasca Lebaran, harga akan turun. Perkiraan kami paling tidak harga relatif terkendali. Mungkin Juni bisa sama atau lebih rendah dari itu (inflasi bulan Mei),” terang Taufik.

Sementara itu terjadinya lonjakan harga komoditas saat Lebaran yang tidak terlalu signifikan menjadi salah satu pertimbangan inflasi Bulan Juni tidak jauh berbeda dengan Mei.

Diberitakan sebelumnya,  pada bulan Mei, inflasi Kota Solo turun dari bulan sebelumnya. Jika pada April mencapai 0,68% dan menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah maka, pada Mei turun di peringkat keempat dengan 0,28%.

Sementara itu, terkait komoditas yang diprediksi masih menjadi penyumbang inflasi, ada dua aspek yang bisa mempengaruhi inflasi dalam hal ini yaitu harga dan tarif angkutan khususnya angkutan udara.

“Alhamdulillah kebijakan penyesuaian tarif batas bawah bisa berpengaruh mengurangi tekanan. Harga memang mahal tapi lonjakannya bisa diredam. Justru yang menarik, yang sudah turun adalah harga bawang putih yang bulan lalu menjadi pemicu,” Terang Taufik.

Ditambahkan Taufik, justru pada Juli nanti yang perlu diperhatikan. Adanya momentum tahun ajaran baru sekolah diprediksi bisa menyumbang inflasi.

“Juli kemungkinan sedikit naik karena biaya pendidikan. Inflasi Juli akan ada tekanan,” kata Taufik. (*)