Kerajinan Berbahan Baku Agel Solo Jangkau Pasar Belanda

Kerajinan Berbahan Baku Agel Solo Jangkau Pasar Belanda

Gallery Harmony

Reporter: Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SOLO – Produksi Karpet dan keranjang  Gallery Harmony adalah produk homemade yang dibuat dengan menggunakan bahan baku utama dari agel. Pangsa pasar produk UKM ini sudah sampai Belanda.

Agel merupakan salah satu jenis tanaman laut.  Selain agel, Gallery Harmony juga membuat kerajinan dari bahan enceng gondok dan pandan laut.

Berbagai jenis tanaman laut ini di kreasi oleh Gallery Harmony menjadi berbagai ragam jenis kerajinan.  Seperti karpet,  kursi,  coverpot,  dan masih banyak berbagai jenis kerajinan lain. Bahan baku utama tersebut diambil langsung dari daerah Gunung Kidul, Yogyakarta.

Dijelaskan oleh Dara Astriani dari Gallery Harmony, cara perawatan berbagai jenis keranjang tersebut sangat mudah.

“Asal tidak terkena air secara langsung,  olahan hasil kerajinan ini akan awet dan tahan lama,” terang Dara saat ditemui mentari.news pada gelaran UKM Expo 2019 yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta di Atrium Solo Paragon Mall, Rabu (12/6/2019).

 

Produk kerajinan dari agel milik Gallery Harmony yang dipamerkan di UKM Expo 2019 di Atrium Solo Paragon Mall. (mentari.news)

“Untuk cover pot, biasanya tanaman harus dikeluarkan dulu supaya tidak terjadi kerusakan, ” tambah Dara.

Dara Astriani menerangkan bahwa usaha kerajinan Gallery Harmony ini sudah berjalan hampir 3 tahun.  Produk yang dihasilkan telah mampu menembus pasar luar negeri antara lain Belanda.

Negeri Kincir Angin itu telah menjadi tujuan ekspor tetap produk kerajinan agel  tersebut. Harga jual produk kerajinan yang ditawarkan Gallery Harmony cukup terjangkau mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Dara Astriani yang merupakan adik dari pemilik Gallery Harmony berharap untuk kedepannya Gallery Harmony mampu mengikuti pameran nasional dan internasional untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi produk kerajinan yang dimiliki. (*)