Libur Lebaran, Pesanan pengrajin Tahu di Kartasura naik 30%

Libur Lebaran, Pesanan pengrajin Tahu di Kartasura naik 30%

pengrajin tahu

Reporter: Rosita Maya Purnamasari
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Memasuki H+7 libur lebaran, pengrajin tahu daerah Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo mengalami kenaikan omset penjualan. Kenaikan omset yang terjadi pada saat libur Lebaran kali ini disebabkan karena banyaknya konsumen yang melakukan pemesanan  dari pada saat sebelum lebaran.

Menurut keterangan Yus Supriyanto, salah satu pelaku usaha tahu milik keluargannya di Desa Purwogondo, Kartasura, peningkatan penjualan yang terjadi sebesar 30%. “Saat puasa sebelum lebaran itu malah menurun. Kalau dari hari H lebaran sampai H+7 ini meningkat sebesar 30%,” kata Yus kepada mentari.news, Selasa (11/6/2019).

Banyaknya pemesanan yang didapat tersebut mempengaruhi omset yang di dapat. Jika sebelum libur Lebaran, omset yang didapat sekitar Rp 5 juta. Maka pada saat libur lebaran meningkat hingga Rp 7 juta.

Yus menambahkan, untuk harga tahu, harga pada agen untuk setiap 300 biji tahu dihargai Rp 60 ribu. Sedangkan untuk pembeli yang lain seharga Rp 65 ribu. Sementara itu, kendala yang sering dialami Yus terutama dalam hal produksi yaitu kurangnya bahan bakar kayu untuk masak dan tenaga kerja.

 

Pekerja produksi tahu sedang melakukan proses pembuatan tahu di Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura. (mentari.news)

“Untuk saat ini kita memiliki 9 karyawan. Dan pada saat lebaran seperti sekarang ini hitungannya 70 kali masak atau proses pembuatan tahu,” ujar Yus.

Usaha pembuatan tahu yang dilakukan Yus merupakan usaha turun temurun dari keluarga Yus yang mulai dilakukan sejak tahun 1980-an. Sejak tahun 2008 sampai  sampai saat ini dikelola oleh Yus.  (*)