Nomer 4 di Jawa Tengah, Inflasi Kota Solo Bulan Mei

Nomer 4 di Jawa Tengah, Inflasi Kota Solo Bulan Mei

BPS

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO – Inflasi Kota Surakarta turun menjadi 0,28% setelah sebelumnya berada pada 0,68%. Penurunan ini diprediksi akibat harga bawang putih yang berangsur turun.

Jika pada April 2019, Surakarta berada diperingkat pertama kota di Jawa Tengah dengan angka inflasi yang tinggi maka pada Mei, Solo berada di posisi ke empat. Sedangkan posisi pertama diduduki oleh Purwokerto dengan prosentase inflasi sebesar 0,48%. Sementara Cilacap dengan prosentase 0,19% berada di urutan terakhir.

Kasi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Surakarta, Herminawati mengatakan inflasi yang terjadi bulan Mei disebabkan adanya kenaikan harga sejumlah produk atau jasa yang ditunjukkan oleh naiknya angka indeks harga konsumen.

“Ada enam kelompok pengeluaran mengalami kenaikan seperti makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakr, sandang, kesehatan, pendidikan, rekreasi, olah raga, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan,” terang Herminawati saat jumpa pers di kantor BPS Kota Solo, Senin (10/6/2019)

Lebih lanjut Herminawati mengatakan jika komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi antara lain trip angkutan udara, trip angkutan antar kota, petai, daging ayam ras, cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, rokok kretek, nasi dengan lauk, tarif pulsa ponsel, terong panjang, teh manis dan roti tawar. Meski demikian ada pula komoditas yang mengalami penurunan.

“Jika pada bulan April bawang putih menjadi penyumbang inflasi tertinggi maka pada bulan Mei sebagai pengumbang deflasi karena mengalami penurunan harga. Kemudian ada bawang merah, pepaya, kangkung, buncis, nangka kuda, kacang panjang, bayam, pisang, kerupuk udang, dan sawi hijau,” kata Herminawati.

Turunnya inflasi di Kota Solo sendiri tak lepas dari peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang secara rutin melakukan pantauan di beberapa pasar tradisional, menyelenggarakan operasi pasar, menggelar pasar murah, mengadakan pembagian sembako, dan juga mengadakan penyuluhan kepada masyarakat agar bijak dalam berbelanja.(*)019