Harga Cabai Mahal Tidak Lepas dari Hukum Pasar

Harga Cabai Mahal Tidak Lepas dari Hukum Pasar

Cabe merah
Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO – Harga komoditas cabai masih mencapai Rp 75.000- Rp 80.000/kg, Dinas Perdagangan Solo terus memantau perkembangan harga di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Solo, Heru Sunardi, mengatakan lonjakan harga cabai yang terjadi saat ini tidak lepas dari hukum pasar yang berlaku.
“Selalu berkaitan antara permintaan dan penawaran. Kalau permintaan masih stabil, sedangkan barang yang ditawarkan kurang tentu harga naik. Tugas kami mengomunikasikan ke pemerintah provinsi. Kami juga sudah ada tim ketahanan pangan untuk memastikan agar ketersediaan barang tetap ada,” kata dia kepada wartawan, Senin (29/7).
Terkait berkurangnya pasokan barang, Heru memprediksi hal itu karena faktor cuaca yang kurang mendukung untuk produksi cabai.
“Ini merupakan siklus tahunan, dimana saat Juli hingga Agustus biasanya curah hujan rendah bahkan tidak ada. Hal itu kemungkinan akan berdampak pada jumlah produksi,” kata dia.
Berdasarkan data harga komoditas Kantor Pasar Legi, Senin (29/7), harga cabai rawit merah sekitar Rp75.000/kg. Untuk harga cabai merah besar Rp 40.000/kg. Cabai merah keriting dijual dengan harga Rp48.000/kg. Kemudian untuk harga cabai hijau besar sekitar Rp25.000/kg.
Dibandingkan data pada 22 Juli lalu, harga cabai rawit merah mengalami selisih yang cukup banyak, sekitar Rp10.000 untuk tiap kilogram.
Sebelum mencapai Rp 75.000/kg, harga cabai hanya Rp 65.000/kg. Untuk harga cabai hijau besar sekitar Rp24.000/kg atau Rp1.000/kg lebih rendah dari pada harga Senin. Sedangkan untuk harga cabai merah besar dan merah keriting justru mengalami penurunan. Sebab pada 22 Juli, harga kedua jenis cabai tersebut masing-masing sekitar Rp43.000/kg dan Rp53.000/kg.  (*)