Kenshi Purwokerto Lawan Berbahaya UMS dalam Pomprov Kempo

Pujoko21/07/2019

Kenshi Purwokerto Lawan Berbahaya UMS dalam Pomprov Kempo

Pujoko21/07/2019
Kenshi

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Kontingen dari Purwokerto menjadi pesaing sengit bagi kontingen UMS dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Tengah cabang kempo yang dihelat di GOR Kampus 2 UMS, Jumat-Minggu (19-21/7/2019).

Kontingen Purwokerto yang dimaksud adalah atlit kempo dari Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed) serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Bidang Organisasi UKM Kempo UMS, Azis Muhammad menerangkan kontingen Purwokerto menjadi pesaing sengit bagi UMS mengingat secara kemampuan, para kenshi (atlit Kempo) dari Purwokerto terbilang bagus.

“Kompetitor paling sengit, Unsoed Purwokerto, dan UMP,” ujar Azis Saat ditemui mentari.news ditengah upacara pembukaan Pomprov Kempo, Sabtu (20/7/2019) di GOR UMS.

Dalam Pomprov Kempo ini, Unsoed Purwokerto dan UMP mengirim masing-masing 7 dan 2 atlit. Sementara UMS mengikutkan 10 kenshi.

“Kalau pesertanya (kenshi dari Unsoed Purwokerto dan UMP) cuma sedikit dia punya kompetensi di atas kita,” ujar Azis.

 

Pembukaan POMPROV Kempo Jateng 2019 di GOR UMS, Sabtu (21/7/2019)

Kalau dengan kenshi dari Semarang, Azis mengaku Kenshi UMS memiliki peluang yang imbang. Para kenzhi mahasiswa dari Kota Semarang yang mengikuti Pomprov Kempo berasal dari Undip dan Unnes  dengan 3 atlit, serta UIN Walisongo Salatiga  sebanyak 10 kenshi.

“Kalau (persaingan dengan Kenshi) semarang sama kaya Solo lah, unda undi (imbang) fifty fifty. Yang berat Purwokerto,” kata Azis.

Dalam Pomprov Jawa Tengah 2019 cabang Kempo, diikuti 54 dari 10 Perguruan Tinggi di Jawa Tengah UNNES Semarang mengiirim 3 kenshi, UIN Walisongo (10), UNDIP Semarang (3), UNSOED Purwokerto (7), IAIN Purwokerto (11), UM Purwokerto (2), UNIKAL Pekalongan (3), ATW Surakarta (1), UNS Solo (4), dan UMS Surakarta selaku tuan rumah dengan 10 kenshi.

Pomprov Kempo mempertandingkan 2 kelas pertandingan yang terdiri dari 15 nomor lomba. Dua kelas pertandingan itu adalah Embu dan Randori. Embu adalah kempo seni, sementara randori adalah kempo tarung bebas.

“Kategori embu dibagi tiga nomor yaitu beregu putra, putri, dan campuran. Beregu campuran itu dibagi lagi jadi sabuk hitam dan pasangan kyudansa,” terang Azis.

Sementara di kelas Randori dibagi kategori putra dan putri. Untuk kelas randori putra mempertandingan empat bagian kelas berdasarkan berat badan yaitu kelas 55,60,65, 70.

“Di bagian putri ada 3 kelas yaitu 55,60, dan 65. Tapi kelas putri  ini, tidak dipertandingkan karena tidak ada kenshinya,” ujar Azis.

Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi mengatakan, pihaknya berharap setengah dari kenshi UMS yang bertanding bisa dikirim ke POMNAS.

“Minimal bisa dapat juara di Pomprov kali ini,” ujar Ketua Rayon II Pomprov Jawa Tengah tersebut. (*)