Pelaku Bisnis MICE Soloraya Antusias Sambut Pembangunan Edutorium UMS

Pujoko12/07/2019

Pelaku Bisnis MICE Soloraya Antusias Sambut Pembangunan Edutorium UMS

Pujoko12/07/2019
Edutorium UMS

Reporter: Pujoko

MENTARI.NEWS, SOLO – Pelaku bisnis meeting, insentif, convention dan exhibition (MICE) menyambut antusias pembangunan gedung Edutorium yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).  Hal itu seperti disampaikan Ketua DPD Indonesia Conggres and Convention Association (INCCA) Soloraya, Daryono.

“Iya keren banget. Sebagai praktisi dan pelaku MICE di Kota Solo, kami menyambut baik pembangunan gedung Edutorium yang dilakukan UMS,” kata Daryono saat ditemui mentari.news di pembukaan Solo Investment Forum 2019 di Atrium Solo Paragon Mall, Kamis (11/7/2019).

Diterangkan Daryono, saat ini Kota Solo telah ditetapkan sebagai destinasi wisata MICE nomer 8 dari 16 destinasi. Sehingga bisa dikatakan Kota Solo potensial menjadi pasar tujuan wisata MICE. “Kita baru kuat di MIC-nya, di meeting, insentif dan conventionnya, tapi minus di E, di exhibition. Di eksibisinya kita masih lemah, karena kita belum punya convention hall memadai. Maka kami menyambut baik UMS yang membangun Edutorium,” kata Daryono.

Dikatakan Daryono, adanya Edutorium UMS ini akan memberi semangat baru bagi pelaku MICE, akan menjadi venue alternatif baru selain hotel, De’ Tjolomadoe, dan kraton sehingga memberi harapan baru bagi pelaku pelaku usaha MICE di Soloraya.

 

Daryono, Ketua DPD INCCA Soloraya. (mentari.news)

“Memang Edutorium ini dipersiapkan untuk Muktamar Muhammadiyah tahun depan. Namun setelah muktamar nanti, kami harapkan agar bisa digunakan sebagai tempat MICE juga. Karena Edutorium UMS punya fungsi strategis untuk mendorong pertumbuhan industri MICE di Soloraya. Karena dengan industri MICE, semua tergerak, MICE di Soloraya maju, industri kreatif terangkat, kuliner terangkat, budaya dikenali. Karena MICE itu ada pretour, postour, semua terangkat, mengingat MICE punya karakteristik sangat berbeda dan potensial dikembangkan,” terang Daryono.

Ditambahkan Daryono, walaupun Edutorium dikelola institusi pendidikan, itu bukan masalah karena pihaknya justru mendukung bila semua pihak terlibat dalam mengembangkan usaha MICE di Kota Solo.

“Beberapa kampus di luar negeri juga punya hall yang besar yang tidak hanya digunakan untuk kampus saja. Kami berharap UMS bisa beri sumbangan baru bagi industri MICE supaya kita punya harapan untuk kita tawarkan kepada pasar-pasar MICE. Ini amunisi besar bagi kami,” tandas Daryono. (*)