2 Prodi Seni FSRD ISI Surakarta Jajaki Kerjasama dengan 2 Prodi Seni Universitas Mercu Buana Jakarta

2 Prodi Seni FSRD ISI Surakarta Jajaki Kerjasama dengan 2 Prodi Seni Universitas Mercu Buana Jakarta

Pujoko31/08/2019
Pujoko31/08/2019
Prodi Desain FSRD ISI Surakarta

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SOLO – Penjajakan kerjasama dilakukan Prodi Desain Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta dengan dua prodi seni Universitas Mercu Buana Jakarta. Kerjasama terkait pengembangan tri dharma perguruan tinggi.

Kedua pihak melakukan pertemuan pada Selasa (28/8/2019) di ruang rapat Prodi Desain FSRD ISI Surakarta. Dua prodi seni dari Universitas Mercu Buana Jakarta yang terlibat dalam rencana kerjasama tersebut adalah Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Program Studi Desain Interior dari Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Rombongan dari dua prodi seni UMB Jakarta tersebut berjumlah 6 yang terdiri dari Kaprodi kedua program studi beserta jajarannya.

Sementara dari tuan rumah, selain Kaprodi Desain, juga turut dalam pertemuan Kaprodi Desain Interior FSRD ISI Surakarta.

Dalam keterangan ters tertulis yang diterima mentari.news, Rabu (29/8/2019) dari pihak Prodi Desain FSRD ISI Surakarta, disebutkan bahwa studi banding menjadi salah satu langkah pengembangan lembaga.

“Sekaligus juga untuk pengembangan kerjasama antara dua institusi baik dalam ranah pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” tulis keterangan pers tersebut.

Dr. Ana Rosmiati, M. Hum, Ketua Jurusan Desain FSRD ISI Surakarta, menerangkan banyak hal yang didiskusikan dalam pertemuan kedua pihak untuk pengembangan masing-masing institusi. Misalnya mengenai pengelolaan kurikulum,  penyusunan tugas akhir, kompetensi lulusan, dan penelitian bersama.

“Dalam hal kurikulum ada yang berbeda, dimana pada Prodi Desain Komunikasi Visual dan Prodi Desain Interior dari Universitas Mercu Buana, Jakarta selama ini tidak ada KKN. Selain itu,  kompetensi lulusan hanya fokus pada penciptaan, belum mengakomodasi pengkajian,” ujar Ana dalam keterangan pers tersebut.

Harapannya, menurut Ana, penjajakan kerjasama yang saat ini dilakukan akan memperoleh manfaat optimal bagi pengembangan masing-masing lembaga. (*)