5 Atlit Tapak Suci UMS Raih Emas POMPROV 2019

Pujoko05/08/2019

5 Atlit Tapak Suci UMS Raih Emas POMPROV 2019

Pujoko05/08/2019
Tapak Suci UMS

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Sebanyak 9 pencak silat dari tim Tapak Suci Putra Muhammadiyah 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta meraih prestasi membanggakan pada  POMPROV Jateng  2019 cabor beladiri Tapak Suci di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 29-31 Juli 2019.

Dalam POMPROV ke-16 Tahun 2019 tersebut, atlet Tapak Suci UMS mampu meriah 8 medali. 9 Atlet pencak silat Tapak Suci UMS tersebut adalah Dela Kusumawati, Rasno, Hamzah Mujahid, Annas Rais Arni Royhan, Faris Arman Sa’d, Amar Abdullah Dani Arni Raihan, Agung Pipit Supriadi, Rehan Budianto dan Karomatu Fadhilah.

Kontingen Tapak Suci UMS pada POMPROV cabang Pencak Silat Tapak Suci didampingi pembina Tapak Suci UMS, Wildan Hanif Amri, manager tim, Faiz dan Devi Nofita, serta pelatih Muhad Fatoni, Krisna Adi Wiguna dan Nur Subekti.

Sementara itu 8 medali yang diperoleh atlet Tapak Suci UMS pada POMPROV 2019 adalah lima emas, satu perak dan dua perunggu. Medali emas berhasil dibawa pulang Annas Rais Ami Royhan, Dela Kusumawati, Faris Arman Sa’d, Hamzah Mujahid, dan Rasno.

“Dalam kejuaraan ini para atlet mengikuti 7 nomor kategori tanding putra, 1 nomor kategori tanding putri, dan 1 nomor kategori tunggal putri,” terang keterangan tertulis dari Humas UMS, Senin (5/8/2019).

Annas Rais Ami Royhan meraih emas pada kategori tanding kelas G Putra, Dela Kusumawati dapat emas pada kategori tanding kelas C Putri, Faris Arman Sa’d memperoleh emas di kelas tanding kelas I Putra.

Hamzah Mujahid menyabet emas di kategori tanding kelas D Putra, serta Rasno menjuarai kategori tanding kelas D Putra. Medali perak diperoleh Amar Abdullah Dani Arni Raihan dan Agung Pipit Supriadi serta Rehan Budianto meraih perunggu.

Pembina Tapak Suci UMS, Wildan Hanif Amri menerangkan atlet Tapak Suci yang berhasil meraih juara bakal menjalani verifikasi BAPOMI (Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia yang membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan.

“Jika atlet lolos verifikasi BAPOMI akan mengikuti POMNAS pada September 2019 di DKI Jakarta mewakili Provinsi Jawa Tengah,” ujar Wildan. (*)