Din Syamsuddin Jadi Pembicara Masa Taaruf 2019 Mahasiswa Baru UMS

Pujoko15/08/2019

Din Syamsuddin Jadi Pembicara Masa Taaruf 2019 Mahasiswa Baru UMS

Pujoko15/08/2019
Din Syamsuddin

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pembukaan besar (grand opening) Masa Taaruf 2019 di lapangan Fakultas Psikologi UMS, Rabu (14/8/2019), dengan tema “Membumikan dakwah ikatan menuju peradaban kampus yang mencerahkan”. Setelah tahun lalu menghadirkan Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Grand Opening Masta 2019, UMS menghadirkan pembicara mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (Din Syamsuddin).

Dihadapan lebih dari 8000 mahasiswa baru UMS, Din Syamsuddin berpesan agar mereka memanfaatkan masa perkuliahan secara baik dengan mengikuti organisasi di kampus terutama IMM.

“Organisasi sebagai cara belajar sebagai pemimpin, berwawasan dan berkemajuan yang menjadi bekal di masyarakat,” terang salah satu tokoh Islam internasional yang dimiliki Indonesia tersebut.

Din Syamsuddin itu mengajak para mahasiswa untuk bergabung dengan IMM dengan sebagai satu pilihan harus dari kesadaran hati.

“Saya memilih IMM saat kuliah di kampus dulu saya (UIN Jakarta) karena kesadaran, karena rasional. Saya senang sekali dengan IMM yang dimotonya ada penggalan Al-Quran, fastabiqul khoirot, artinya berlomba-lomba dalam meraih kebaikan. Sekarang saya pahami dari ahli Bahasa Arab, khoirot itu keterbaikan, keunggulan, prestasi, maka fastabiqul khoirot itu artinya berlomba-lomba meraih prestasi, keunggulan. Itu yang saya dulu tertarik masuk IMM,” kata tokoh kelahiran Sumbawa Nusa Tenggara Barat tersebut.

 

Mahasiswa baru UMS mengikuti Grand Opening Masa Taaruf 2019 di lapangan Fakultas Psikologi UMS, Rabu (14/8/2019). (mentari.news)

Din Syamsuddin juga memberi selamat kepada mahasiswa baru UMS karena telah memilih kuliah di kampus swasta terbaik di Indonesia.

Sementara itu, sebelumnya,Rektor UMS, Prof .Dr. Sofyan Anif, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, mahasiswa baru UMS telah memilih jalan yang benar dengan menjadi mahasiswa di UMS.

“Karena UMS dikembangkan dengan wacana keilmuan dan keislaman, dengan pengetahuan dan Islam untuk berkemajuan,” kata Rektor UMS.

Ditambahkan Rektor UMS, UMS saat ini telah masuk dalam 5 besar dunia untuk kategori universitas Islam terbaik dan menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. (*)