Masuk Sejarah, UMS Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Tapak Suci Ke-1 Tahun 2019

Pujoko29/08/2019

Masuk Sejarah, UMS Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Tapak Suci Ke-1 Tahun 2019

Pujoko29/08/2019
JP Kejuaraan Dunia Tapak Suci I Tahun 2019

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Untuk pertama kali, Pengurus Pusat (PP) Tapak Suci Putra Muhammadiyah akan menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Tapak Suci pada 1-5 September 2019. Kota Solo akan masuk dalam sejarah sebagai kota pertama yang menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Tapak Suci untuk pertama kalinya ini.

Mengapa dipilih Kota Solo? Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, mengatakan, dipilihnya Kota Solo sebagai tempat berlangsungnya kejuaraan dunia Tapak Suci yang pertama ini mengingat Solo merupakan poros budaya Jawa atau Mataram.

“Kami melihat bahwa seni bela diri kita ini tidak lepas dari budaya asli Indonesia dan kami melihat bahwa Surakarta adalah tempat yang cocok sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan dunia pertama kali yang diadakan PP Tapak Suci Muhammadiyah,” terang Afnan Hadikusumo, dalam keterangan pers di ruang sidang rektorat UMS, Kamis (29/8/2019).

Masuk dalam sejarah pertama kalinya penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Tapak Suci ini adalah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang bertindak sebagai tuan rumah. “Setelah kami muter-muter guna mendapatkan tuan rumah kejuaraan dunia ini. Akhirnya kami menggandeng UMS sebagai tuan rumah kejuaraan dunia ini,” kata Afnan Hadikusumo.

Sementara itu, Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif M.Si, mengatakan Kejuaraan Dunia Tapak Suci yang pertama ini merupakan rangkaian dari penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan dihelat pada tanggal 1-5 Juli 2020.

“Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Tapak Suci tersebut juga menjadi rangkaian Muktamar Muhammadiyah ke-48 pada 2020, dimana UMS akan bertugas menjadi tuan rumah,” ujar Rektor UMS.

Sritex Arena Solo juga bakal tercatat menjadi bagian dari sejarah yang dibuat Tapak Suci dengan penyelenggaraan kejuaraan dunia untuk pertama kalinya ini, karena GOR yang berada di wilayah Teposanan, Sriwedari, Laweyan Solo tersebut akan menjadi tempat pertandingan pada tanggal 2-5 September mendatang.

“Kami akan menggunakan Sritex Arena di Solo sebagai tempat pertandingan kejuaraan dunia ini,” demikian disampaikan Wiwaha Aji Santoso, Ketua Panitia Kejuaraan Dunia Tapak Suci ke- I Tahun 2019 dalam keterangan pers tersebut.

Ditambahkan Ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais, salah satu AUM yang dimiliki Muhammadiyah yang bisa masuk ke banyak tempat dan diterima dengan baik adalah Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Tidak hanya didalam negeri bahkan sampai keluar negeri. Bahkan keberadaan Tapak Suci di Jerman pernah menjadi bahan liputan dari salah satu media massa besar di tanah air.

“Di sejumlah negaram sejumlah padepokan Tapak Suci yang berdiri. Bahkan mereka meminta pelatih langsung dari Indonesia. Tentu membayar pelatihnya pakai dolar bukan rupiah,” kata  Dahlan Rais. (*)