OJK Solo Gelar Pelatihan Wartawan Bertema Peran Media Dalam pembangunan Industri Keuangan

OJK Solo Gelar Pelatihan Wartawan Bertema Peran Media Dalam pembangunan Industri Keuangan

OJK Solo di Jogja
Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS,SOLO-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo menyelenggarakan Pelatihan Pasar Modal dan Industri Jasa Keuangan  untuk Wartawan dengan tema Peran Media Dalam Pembangunan Industri Keuangan di Solo Raya di Yogyakarta, Rabu hingga Kamis (1-2/8).

 

Dalam acara yang diikuti oleh wartawan ekonomi bisnis se Solo Raya tersebut, Rati Connie Foda selaku Deputi Direktur Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK memaparkan mengenai Regulasi dan Perkembangan Fintech Lending.

Dalam paparannya, Rati Connie Foda mengatakan apabila fintech lending merupakan layanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi yang hanya menyelenggarakan pelayanan pinjam meminjam, bukan menghimpun dana,” kata Rati.

“Jenis pelayanan yang dilakukan yakni pembayaran, pendanaan, perbankan, pasar modal, perasuransian, jasa pendukung dan lain-lain,” terang Rati.

Perkembangan fintech lending sendiri saat ini cukup pesat dengan perusahaan terdaftar sebanyak 113 yang terdiri dari konvensional 107 sedangkan yang syariah 6. Pengguna yang terbesar Jakarta sebanyak 243.162 entitas sedangkan terendah ada di Papua dan Maluku, “Fintech lending ini sudah merata se Indonesia,” kata Rati.

Rati juga menyinggung mengenai maraknya korban fintech ilegal yang terjadi akhir-akhir ini.

“Saat ini kami sedang mengembangkan pusat data fintech lending untuk mencegah peminjam yang meminjam di lebih dati satu fintech. Selain itu dengan adanya pusat data ini kami juga dapat meminimalisir peminjam yang gagal mengembalikan pinjaman,” tuturnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat apabila ingin menggunakan jasa fintech agar lebih teliti.

“Masyarakat dapat mengunjungi website OJK untuk melakukan pengecekanengenai fintech legal dan berizin sebelum melakukan peminjaman,” tutup Rati. (*)