Resmi Dibuka, Kejuaraan Dunia Tapak Suci Pertama

Resmi Dibuka, Kejuaraan Dunia Tapak Suci Pertama

Pujoko02/09/2019
Pujoko02/09/2019
Pembukaan

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SOLO – ayunan kecil senjata tikam kearah media kayu beralas karpet kecil yang dilakukan Ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais menjadi penanda pembukaan Kejuaraan Dunia Tapak Suci Ke-1 Tahun 2019 pada Minggu (1/9/2019) malam di Sritex Arena, Solo.

Ketua Panitia (1st Tapak Suci World Championship 2019), Wiwaha Aji Santoso mengatakan sebanyak 556 pesilat Tapak Suci dari 14 negara dengan 2 negara peninjau akan mengikuti kejuaraan dunia Tapak Suci yang pertama ini.

“Awalnya ada 6 peserta yang masih ragu-ragu untuk  mendaftar. Namun akhirnya mereka melakukan pendaftaran. Sehingga jumlah peserta kejuaraan dunia Tapak Suci yang pertama ini menjadi 556 yang terdiri dari 366 peserta putra serta 190 peserta putri,” kata Wiwaha Aji Santoso dalam laporan kejuaraan saat pembukaan.

Dijelaskan Wiwaha, setiap juara I, II, III akan memperoleh piala tetap. Sedang untuk juara umum pertama bakal memperoleh Piala Bergilir M. Barrie Irshad, tokoh pendiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Ketua Umum Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo mengatakan kepengurusan PP Tapak Suci Putra Muhammadiyah 2018-2023 memiliki moto Tapak Suci menuju pencak silat berkemajuan dan mendunia.

Oleh karena itu, PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah menyelenggarakan kejuaraan dunia Tapak Suci dunia ini.

Dan saat ini, sudah ada provinsi yang menawarkan diri menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Tapak Suci ke-2 tahun 2021 yaitu Pimwil Yogyakarta. Tawaran tersebut akan menjadi bahan rapat bagi pengurus nantinya.

“Dalam pembukaan ini, kami mengundang mantan-mantan Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah yaitu Bapak Muhdi PR, Bapak Adnan Samhari. Serta Bapak Muchlas Abror yang tidak bisa datang dalam acara ini,” kata Afnan Hadikusumo.

Pendekar Kepala Tapak Suci Putera Muhammadiyah tersebut mengatakan dalam pembukaan ini akan memberikan penghargaan kepada dua atlit Tapak Suci yang berhasil meraih juara I dalam Asean Student Game 2019 yaitu Zaki Fikrillah dan Kurnia Fatma Amanah.

“Kejuaraan Dunia Tapak Suci ke-1 2019 ini juga merupakan rangkaian Muktamar Muhammadiyah dan Muktamar Aisyiyah ke-48 pada tahun 2020 yang akan berlangsung di Kota Solo,” ujar Afnan Hadikusumo.

Sementara itu, Sekjen Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat), Teddy Suratmadji mengatakan keberadaan Persilat yang saat ini memiliki anggota di 76 negara juga ada andil dari Tapak Suci.

“Adanya Persilat karena ada Tapak Suci dan IPSI (induk olahraga pencak silat Indonesia),” kata Teddy.

Diakui Teddy, Tapak Suci memilik banyak cabang di luar negeri. Hal itu ia ketahui saat berulang kali pergi ke luar negeri sebagai pengurus Persilat.

“Sudah tidak terhitung lagi berapa kali saya terbang ke luar negeri. Dan setiap saya ke luar negeri selalu ada Tapak Suci,” kata Teddy.

Mengenai kejuaraan dunia Tapak Suci pertama ini, Teddy Suratmadji menandaskan, event tersebut merupakan tempat bersilaturahmi dan bukan untuk mencari kemenangan.

“Yang penting silaturahmi.Masalah kalah menang itu nanti. Kalau selalu kalah, next time pasti bisa jadi juara,” kata Teddy.

Teddy juga menyinggung keberadaan wasit dan juri kejuaraan dunia Tapak Suci yang pertama ini dengan menyebut agar melakukan tugas dengan baik.

“Saya titip pesan ke wasit dan juri, agar berbuat sebaik-baiknya, ujar Teddy.

Pembukaan Kejuaraan Dunia Tapak Suci yang pertama di Sritex Arena, Solo. (mentari.news)

Hal yang sama disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais, bahwa wasit dan juri pertandingan harus mampu berbuat adil saat memimpin pertandingan.

“Kalau tidak adil, maka hal itu akan menjadi bagian yang merusak dari niat baik kita ,” kata Dahlan Rais dalam sambutannya.

Terhadap peserta kejuaraan dunia Tapak Suci  dari luar negeri, Dahlan Rais menyampaikan sangat menyambut hangat kehadiran mereka.

“Kehadiran Anda disini memberi arti penting serta meningkatkan keberadaan kejuaraan dunia Tapak Suci ini,” kata Dahlan Rais.

Dalam kesempatan pembukaan tersebut, Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo menerima foto gambar M.Barrie Irshad dan Piala Bergilir kejuaraan dari panitia. (*)