IMG-20190506-WA0003.jpg?fit=1200%2C720&ssl=1
20/05/2019

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Kegiatan besar Gema Kampus Ramadhan UMS akan mewarnai bulan puasa di lingkungan kampus yang berada di Jalan A.Yani No 1 Kartasura, Sukoharjo tersebut.

Kegiatan Gema Kampus Ramadhan diawali dengan Grand Opening pada Ahad (5/5) malam di Masjid Sudalmiyah Rais,yang menjadi penanda dari seluruh rangkaian di bulan kemuliaan tersebut.

Grand Opening tersebut diawali dengan sholat Isya’ berjamaah, kemudian dilanjutkan sholat tarawih yang diikuti oleh sivitas akademika UMS dan masyarakat umum yang ada di sekitar kampus.

Setelah itu dilanjutkan peresmian kegiatan Gema Kampus Ramadhan oleh Rektor UMS, Dr Sofyan Anif M.Si. Sholat tarawih diimami  oleh Bisrul Khafidz, mahasiswa Teknik Informatika FKI UMS angkatan tahun 2015.

Setelah selesai sholat berjamaah, Rektor UMS Dr. Sofyan Anif, M.Si. memberikan ceramah di hadapan para jamaah. Dalam ceramahnya Rektor menjelaskan implementasi nilai keislaman di Era milenial menuju kampus berkemajuan.  yang sekaligus merupakan tema dari program Gema Kampus Ramadhan 1440 H UMS.

“Bulan Ramadhan juga sering disebut ‘Syahrur Tarbiyah’ atau bulan pendidikan. Maka sudah barang tentu jadikan Ramadhan sebagai momentum bagi kita untuk mendidik kesabaran dan ketaatan kita” ujar Rektor UMS.

Ketua Panitia Gema Kampus Ramadhan UMS, Bambang Sukoco mengatakan Gema Kampus Ramadhan tahun ini akan diisi kegiatan keislaman dan Kemuhammadiyahan baik di dalam maupun di luar kampus.

Panitia juga menggandeng Ortom dan sejumlah UKM dalam penyelnggaraan acara Gema Kampus Ramadhan ini. Salah satu program kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Tabligh Akbar yang akan menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan Muhammadiyah.

seprti Prof. Din Syamsudin, Dr. Haedar Nasir, Prof. Dr  Amin Rais, M.A., Dahlan Rais, M.Hum., Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Mustofa Nahra Wardaya.

Rencananya Tabligh Akbar tersebut akan mengundang warga Muhammadiyah se-Soloraya dan sekitarnya.

Yang berbeda dari penyelenggaraan Gema Kampus Ramadhan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah program Iktikaf selama 10 hari terakhir Ramadhan, dengan fasilitas makan, laundry, snack dan lain sebagainya. Program Iktikaf ini gratis untuk seluruh dosen, karyawan, mahasiswa dan masyrakat umum,” kata Bambang.(*)

Proposal-PKM-UMS.jpg?fit=967%2C590&ssl=1
27/04/2019

Reporter: Novia Tri Astuti & Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO –  Jumlah proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) UMS yang memperoleh pendanaan dari Kemenristekdikti tahun 2019 mengalami penurunan dibanding 2018. Namun begitu, jumlah proposal PKM UMS mengungguli ITB.

Pembukaan-POM-Rayon-II-di-UMS.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1
22/04/2019

Reporter: Rosita Maya Purnamasari & Pujoko
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah Pembukaan POM Rayon II Surakarta, Senin (22/4/2019).

Pembukaan POM Rayon II Surakarta dilaksanakan di GOR Kampus 2 UMS. Selain sebagai tuan rumah dalam acara pembukaan, UMS juga menjadi tempat penyelenggaraan POM cabang olahraga (cabor) pencak silat.

Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi, Ph.D menjelaskan bahwa dalam POM Rayon II Surakarta 2019 ini mempertandingan 11 cabor.

“UMS hanya jadi tuan rumah cabor pencak silat dan pembukaannya saja. Nanti penutupan dan perlombaan lainnya di kampus lain. Ada 11 cabor yang dipertandingkan di kampus lain,” terang Taufik Kasturi.

Dijelaskan Taufik, bahwa POM Rayon II Surakarta 2019 ini akan berakhir sebelum Ramadhan, tepatnya pada Jumat (3/5/2019). Penutupan akan dilakukan di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Untuk diketahui di Rayon II Surakarta, terdapat sekitar 80 PTN dengan total 700 atlet mahasiswa yang mengikuti POM.

UMS sendiri tidak mengirimkan atlet mahasiswanya dalam 11 cabor yang dipertandingkan di POM Rayon II Surakarta.

Berdasarkan data yang diperoleh, UMS mengirimkan atlet mahasiswa di 9 cabor, yaitu panjat tebing, voli, futsal, bulutangkis, karate, pencak silat, tenis lapangan, kempo, dan petanque.

Untuk cabor pencak silat, UMS mengirimkan 12 atlet mahasiswa. Masing-masing 1 orang kategori seni dan 11 orang kategori fighting. Namun, tidak semua kelas dapat diwakili UMS.

Pembukaan POM Rayon II di GOR Kampus 2 UMS. (Humas UMS)

“Kalau silat 12 orang, tetapi tidak semua kelas. Ada 1 atau 2 kelas yang tidak terisi karena berat badan yang berbeda dengan yang ditentukan,” ungkap Taufik yang juga Ketua Rayon II Surakarta itu.

Wakil Rektor III UMS itu mengatakan meskipun pembukaan baru dimulai sekarang, namun sudah ada cabor yang t?dipertandingkan misalnya tenis meja di Univet Sukoharjo.

Taufik menjelaskan setelah pertandingan di tingkat Rayon, selanjutnya atlet mahasiswa yang berhasil meraih juara akan dikirim ke tingkat provinsi.

Nanti yang meraih juara tingkat provinsi, maju tingkat nasional.

Pada POM Rayon II Surakarta tahun kemarin, UMS memperoleh emas di cabor pencak silat dan perak untuk cabang karate,” jelas Taufik. Dari penyelenggaraan POM 2019 ini Taufik berharap agar perwakilan dari UMS nantinya berhasil meraih prestasi lebih baik lagi.(*)

Workshop-fotografi-POAC.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1
21/04/2019

Reporter: Rosita Maya Purnamasari
MENTARI.NEWS, SOLO – Millenal Kartini’s Day menjadi tema yang dibawa dalam penyelenggaraan Workshop dan Lomba Fotografi perkumpulan Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Surakarta yang bernama POAC

Yahya-Fathur-Rozy-.jpeg?fit=699%2C680&ssl=1
20/04/2019

MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Kemenangan fenomemal diraih Yahya Fathur Rozy, salah satu anggota tim UMS yang mengikuti lomba debat Bahasa Arab ASEAN atau UNISI Arabic Debating Championship (UADC) Universitas Islam Islam (UII) Yogyakarta serta Al-Markazi Yogyakarta, Sabtu-Senin (13-15/4/2019).

Poster-UADC.jpg?fit=1200%2C1040&ssl=1
20/04/2019

Reporter: Pujoko

MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – UMS berhasil meraih prestasi maksimal dalam kejuaraan debat bahasa Arab ASEAN atau ASEAN UNISI Arabic Debating Championship (UADC) yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII) serta Al-Markazi Yogyakarta, Sabtu-Senin (13/15/4/2019).