IMG-20190329-WA0004.jpg?fit=1040%2C780&ssl=1
29/03/2019

Reporter Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO – Hasil penelitian South East Asean Nutrition Survey (SEANUTS) tahun 2012 memperlihatkan jumlah anak prasekolah di Indonesia yang mengalami keterlambatan perkembangan (delay performance) sebanyak 17.3%.

image-from-rawpixel-id-401142-jpeg.jpg?fit=1200%2C897&ssl=1
24/03/2019

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO–Kesehatan erat kaitannya dengan kondisi fisik seseorang sedangkan intelegensia merujuk kepada kecerdasan otak untuk berpikir secara positif, nalar, dan sesuai dengan kemampuan.

autism-2377410_1280.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1
13/03/2019

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO–Memiliki generasi milenial yang sehat dan bebas Sensory Process Disorder (SPD) serta Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah dambaan setiap negara. Banyak cara yang dapat dilakukan demi mewujudkan generasi bebas SPD dan ASD. Salah satunya adalah setiap bayi yang dilahirkan harus memiliki sistem exteroseptik yang tidak terganggu.

Berikut penjelasan Dokter Bagus Satriya Budi mengenai apa itu exteroseptik, apa yang terjadi apabila sistem ini terganggu, penyebabnya, serta bagaimana cara penanggulangannya:

Apakah yang dimaksud sistem exteroseptik itu?

Exteroseptik merupakan sistem organ sensori rasa permukaan kulit seperti nyeri, tekan, raba, panas, dingin, dll. Sistem ini dipersyarafi oleh periper ke arah medula spinalis yaitu melalui ganglion invertebraliske arah medula spinalis di dalam rongga sum-sum tulang belakang. Sehingga membentuk taktus spinotala mikus dan berakhir di talamus otak. Berkoordinasi dengan sistem vestibuler untuk melawan gravitasi bumi Asymetric Tonus Neck Reflex (ANTR).

Apa yang terjadi apabila sistem exteroseptik terganggu?

Setiap rangsangan permukaan kulit akan direspons salah sehingga indra akan melakukan eksekusi yang tidak lazim. Contohnya untuk rasa tekan ketika berkoordinasi dengan indra menimbulkan kekeliruan terhadap jarak. Rasa raba ketika berkoordinasi dengan indra akan menimbulkan kekeliruan terhadap luas, rasa panas dan dingin ketika berkoordinasi dengan indra akan menimbulkan kekeliruan terhadap suhu.

Selain itu dapat pula terjadi kegagalan terbentuknya propioseptil sebagai pemantik keunikan individu sehingga menimbulkan SPD dan ASD.

Apa penyebabnya?

Dapat dijelaskan berdasarkan stimulasi dan atau nutrisi. Berdasarkan stimulasi pada saat proses lahir janin berpilin untuk menerobos mulut vagina, di sini terjadilah rangsangan ganglion branchialis oleh tulang ekor ibu. Selanjutnya diikuti pula oleh rangsangan ganglion femoralis. Jika berdasarkan nutrisi dapat dilihat dari nutrisi seimbang yang masuk melalui tali pusat akan menimbulkan keadaan fisik janin yang ideal.

Bagaimana cara menanggulanginya?

Tiga bulan setelah proses kelahiran, lakukan rehabilitasi terutama pada bayi kelahiran berisiko seperti berat badan lebih, berat badan kurang, lahir prematur, lahir sungsang, lahir kembar, tindakan induksi, vakum forceo, dan cesar.

pregnant-775028_640.jpg?fit=640%2C426&ssl=1
28/02/2019

Reporter Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLOBullying atau perundungan merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan kepada siapa saja. Tindakan negatif ini dapat terjadi di mana saja terlebih di sekolah.

photo_2019-02-24_20-27-08.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1
24/02/2019

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO–Kepribadian dan sifat anak ditentukan oleh pola asuh dan pendidikan yang diajarkan sejak kecil yang dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah dan didukung oleh lingkungan sekitar.