IMG20190424102848.jpg?fit=1200%2C1600&ssl=1
25/04/2019

Reporter: Rani Setianingrum
MENTARI.NEWS, SOLO– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo berhasil raih 29 kursi di DPRD Surakarta. Kemungkinan bertambah dari jumlah tersebut disebut juga bisa terjadi.

 

YF Sukasno, politisi senior PDIP Solo mengatakan, kemungkinan bertambah memang ada, namun dirinya belum mau memberikan statement, sebelum hasil resmi perhitungan dari KPU Solo keluar.

“Belum berani, nanti saja nunggu hasil perhitungan KPU,” kata YF Sukasno saat ditemui di PPK Jebres, Rabu (23/4/2019)

Menurut hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei, pada Pemilu tahun ini caleg PDIP yang lolos duduk di parlemen ada sebanyak 29.

Jumlah tersebut naik dari sebelumnya yang hanya 24 orang. Ketika ditanya mengenai siapakah caleg  tambahan yang akan menyusul, Sukasno mengaku belum tahu pasti.

“Saat ini masih proses nanti harus dihitung juga suara partainya setelah itu dibagi baru dapat kursi. Kursinya diberikan kepada siapa itu masih proses.”

Meski belum tahu secara pasti jumlah keseluruhan kursi yang didapat partainya, namun Sukasno optimis jika daerah pilihan kecamatan Jebres mendapat 9 kursi dari jumlah sebelumnya yang hanya 6 kursi. Meningkatnya perolehan suara diakui Kasno tidak luput dari dukungan Jokowi.

“Itu pasti tapi yang jelas masyarakat merasakan kinerja kader kita yang dieksekutif, kepala daerah dan walikota dan di legislatif dengan menjalankan fungsi legislasi, budget, kontroling. Untuk fungsi budget, selama yang di eksekutif, kepala daerah atau walikota programnya bagus untuk rakyat, kita budget juga setuju. Jadi rakyat merasakan programnya KIS, APBD, rumah tidak layak huni dari APBD, dsb. Disamping juga efeknya dari presiden.”

Meski PDIP mendapatkan penambahan kursi namun Sukasno enggan jika partainya dianggap semakin kuat.

“Saya kira kita ini kan kader partai, ditugaskan oleh partai yang di eksekutif maupun legislatif. Partai memiliki garis-garis perjuangan partai, kita mengimplementasikan hal itu dengan kebijakan anggaran bukan semakin kuat tapi rencana, program, semakin matang.  Kursi bertambah artinya harus disertai pengakuan masyarakat tentang kenerja partai . Jd tidak sekedar nambah kursi. Masyarakat paham dan mengakui bahwa PDIP kadernya yang di eksekutif, walikota, legislatif memang bekerja untuk masyarakat. Sehingga mereka memilih itu sadar betul,” tutur caleg yang dipastikan bakal melaju lagi ke DPRD tersebut. (*)

TPS-unik.jpg?fit=960%2C540&ssl=1
18/04/2019

Reporter : Rosita Maya Purnamasari/ Novia Tri Astuti
MENTARI.NEWS, SUKOHARJO – Rabu (17/4/2019), Indonesia menyelenggarakan Pemilu Serentak. Hampir 200 juta penduduk Indonesia menyalurkan hak suaranya ke TPS-TPS yang ada. Lalu bagaimana respon warga lanjut usia terkait proses Pemilu yang pada awalnya dirasa bakal menyulitkan karena banyaknya surat suara yang harus dicoblos?

Coblosan-di-TPS-108-RSJ-Solo.jpg?fit=816%2C612&ssl=1
18/04/2019

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SOLO – Perolehan suara Capres di TPS yang berada di Rumah Sakit Jiwa Daerah  dr. Arif Zainudin Surakarta terlihat sangat menarik. Pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dan pasangan Prabowo-Sandi memperoleh suara sama.

ODGJ-ikut-Pemilu.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1
17/04/2019

Reporter: Pujoko
MENTARI.NEWS, SOLO – Sebanyak 52 pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Mereka telah melewati skrining sebelum dinyatakan dapat mengikuti Pemilu di RSJD Surakarta.